Bimbingan Otomotif: Baznas dan Poroz Berikan Pelatihan Keahlian untuk 133 Mustahik

Sebanyak 133 mustahik menerima bimbingan otomotif yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan Perkumpulan Bengkel Otomotif Rodha Jaya (Poroz). Program bimbingan otomotif ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis di bidang perbengkelan kepada para penerima manfaat zakat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi mereka. Pelatihan yang komprehensif ini mencakup berbagai aspek penting dalam dunia otomotif, mulai dari dasar-dasar mekanik kendaraan roda dua dan roda empat, hingga teknik perawatan dan perbaikan yang lebih spesifik.

Kegiatan bimbingan otomotif ini secara resmi dibuka pada hari Senin, 12 Mei 2025, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) wilayah Jakarta Timur. Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan dari Baznas pusat, pengurus Poroz, serta para peserta pelatihan. Dalam sambutannya, Ketua Baznas menyampaikan apresiasi kepada Poroz atas kolaborasi yang baik ini dan berharap agar program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para mustahik. Beliau juga menekankan bahwa bimbingan otomotif ini merupakan salah satu upaya Baznas dalam memberdayakan masyarakat kurang mampu melalui peningkatan keahlian.

Materi pelatihan dalam bimbingan otomotif ini dirancang secara sistematis dan aplikatif. Para peserta akan mendapatkan pembelajaran teori di kelas dan praktik langsung di bengkel yang telah dilengkapi dengan peralatan standar. Instruktur yang merupakan tenaga ahli dan berpengalaman dari Poroz akan membimbing para peserta dalam mempelajari berbagai jenis kerusakan kendaraan, cara mendiagnosis masalah, serta teknik perbaikan yang sesuai standar industri otomotif. Selain keterampilan teknis, para peserta juga akan diberikan pembekalan mengenai kewirausahaan di bidang perbengkelan, sehingga diharapkan mereka dapat membuka usaha sendiri setelah menyelesaikan pelatihan.

Program bimbingan otomotif ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan dievaluasi melalui ujian praktik dan teori. Bagi peserta yang lulus, akan diberikan sertifikat kompetensi yang dapat menjadi modal berharga dalam mencari pekerjaan atau membuka usaha bengkel. Kerja sama antara Baznas dan Poroz ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara lembaga keagamaan dan organisasi profesi dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan di sektor otomotif yang terus berkembang.