Ikatan Motor Indonesia Provinsi Lampung (IMI Lampung) mengambil inisiatif unorthodox dan patut diacungi jempol untuk meningkatkan citra klub motor di mata publik. Melalui regulasi baru yang inovatif, IMI Lampung kini wajibkan klub motor di wilayahnya untuk secara aktif menjadi Duta Lingkungan. Aturan ini memiliki satu kewajiban yang spesifik dan langsung: melakukan Bersih-Bersih setelah Touring di setiap lokasi yang mereka kunjungi, mengubah image bikers dari sekadar hobbyist menjadi aktivis konservasi.
Keputusan IMI Lampung mewajibkan klub motor menjadi Duta Lingkungan adalah respons terhadap kritik yang sering dilayangkan kepada komunitas touring. Mereka dituduh meninggalkan sampah atau merusak lingkungan di destinasi wisata. Dengan adanya regulasi baru ini, IMI Lampung berharap dapat mengikis stigma negatif tersebut dan menunjukkan bahwa klub motor adalah bagian dari solusi, bukan sumber masalah lingkungan. Kewajiban Bersih-Bersih setelah Touring adalah manifestasi nyata dari komitmen ini.
Konsep Bersih-Bersih setelah Touring yang diterapkan oleh IMI Lampung tidak hanya sebatas memungut sampah. Klub motor juga diwajibkan untuk mengedukasi masyarakat lokal tentang pentingnya menjaga kebersihan, terutama di area-area alam yang rentan. Duta Lingkungan yang berasal dari klub motor diharapkan dapat menggunakan pengaruh mereka untuk menyebarkan pesan konservasi secara lebih efektif dan persuasif, terutama kepada sesama pengguna jalan dan wisatawan lain.
Untuk memastikan kepatuhan, IMI Lampung akan menerapkan sistem pelaporan dan verifikasi yang ketat. Setiap klub motor wajib mendokumentasikan kegiatan Bersih-Bersih setelah Touring mereka, baik berupa foto maupun video, sebagai syarat untuk mendapatkan endorsement atau dukungan dari IMI Lampung di masa mendatang. Bagi klub motor yang secara konsisten melanggar kewajiban Duta Lingkungan ini, sanksi administratif hingga pembekuan status keanggotaan dapat diterapkan.
Langkah inovatif IMI Lampung yang mewajibkan klub motor menjadi Duta Lingkungan ini telah menarik perhatian media nasional dan diapresiasi oleh berbagai lembaga konservasi. Mereka melihat ini sebagai model sinergi yang efektif antara komunitas otomotif dan gerakan pelestarian lingkungan. Klub motor Lampung kini merasa bangga karena touring mereka memiliki tujuan yang lebih mulia dan berdampak positif, melebihi sekadar bersenang-senang di jalan.
