Kegiatan menjelajah antar kota menggunakan sepeda motor atau mobil telah menjadi gaya hidup yang digandrungi masyarakat Lampung. Namun, seringkali pemilik kendaraan mengabaikan kondisi teknis setelah perjalanan panjang berakhir. Melalui serangkaian Tips IMI Lampung, organisasi otomotif ini berupaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeliharaan preventif. Perjalanan jarak jauh dengan kondisi medan yang bervariasi, mulai dari tanjakan curam di daerah pegunungan hingga panas terik di jalur lintas Sumatera, memberikan beban kerja yang berat pada komponen kendaraan, terutama bagian jantung pacu yang bekerja tanpa henti selama berjam-jam.
Langkah pertama dalam melakukan Cara Merawat Mesin adalah dengan melakukan penggantian oli secara menyeluruh segera setelah sampai di rumah. Oli mesin bekerja ekstra keras menjaga suhu saat touring, dan viskositasnya cenderung menurun akibat panas yang berlebihan. Selain oli mesin, cairan pendingin (coolant) juga harus diperiksa volumenya. Jangan lupa untuk membersihkan atau mengganti filter udara, karena selama perjalanan jarak jauh, kendaraan pasti terpapar debu dan polusi yang dapat menyumbat aliran udara ke ruang bakar. Perawatan sederhana namun disiplin ini akan memperpanjang umur pakai komponen mesin dan menjaga performa kendaraan tetap optimal untuk digunakan sehari-hari.
Salah satu aspek yang sering dilupakan setelah Touring Jarak Jauh adalah pengecekan sektor kaki-kaki dan sistem pengereman. Getaran yang terjadi saat melewati jalanan yang rusak dapat mengakibatkan beberapa baut menjadi kendur atau setelan suspensi berubah. IMI Lampung menyarankan pemilik kendaraan untuk mencuci kendaraan secara detail hingga ke bagian bawah mesin guna memastikan tidak ada kebocoran oli atau kerusakan pada selang rem. Pembersihan ini juga bertujuan untuk mencegah karat, terutama jika rute perjalanan yang dilalui melewati area pesisir yang terpapar udara laut dengan kadar garam yang tinggi.
Pentingnya edukasi dari IMI Lampung ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kerusakan fatal di kemudian hari. Banyak kasus kendaraan mengalami mati mendadak atau turun mesin hanya karena pemiliknya merasa kendaraan masih terasa “enak” setelah dibawa pergi jauh. Padahal, pemeriksaan di bengkel resmi atau bengkel kepercayaan sangat disarankan untuk melakukan diagnosis melalui komputer pada kendaraan modern. Dengan melakukan pengecekan menyeluruh, setiap potensi masalah kecil dapat dideteksi sebelum menjadi kerusakan besar yang memakan biaya perbaikan yang sangat mahal.
